Sabotase

Kata “sabotage” (atau sabotase dalam bahasa indonesia) yang berasal dari perancis ternyata memiliki riwayat unik.

Pada masa pra revolusi Industri, pekerja-pekerja pabrik mengenakan sepatu kerja khusus yang terbuat dar kayu. Sepatu itu bernama “Sabot”. (lagi…)

Diterbitkan di:  on Juli 9, 2009 at 12:43 pm Komentar (1)
Tags: ,

Comprachicos di eropa

Diabad ke 17, diEropa dikenal tindak kejahatan penculikan anak-anak yang dilanjutkan dengan membentuk mereka menjadi makhluk aneh.

Tindak kejahatan ini disebut “Comprachicos”. Dimana anak-anak tadi dihambat pertumbuhannya dengan dipasangi topeng besi permanen atau dibentuk dengan sengaja untuk selajutnya dijual kepada para bangsawan, sebagai mahluk langka. (lagi…)

Diterbitkan di:  on at 12:41 pm Tinggalkan sebuah Komentar
Tags:

Perbedaan Model, Strategi, Metode dan Prinsip Pembelajaran

Kita sering bingung dengan Metode, Model, Strategi dan Prinsip Pembelajaran. Perbedaan mereka Apa sih? Berikut saya sedikit uraikan perbedaan mereka. Model pembelajaran berbeda dengan strategi, metode dan prinsip pembelajaran. Model pembelajaran merupakan kesatuan dari metode, strategi dan langkah-langkah pembelajaran. (lagi…)

The Onliest and Deepest Secrets of The Medical Art

Boerhaave, seorang dokter Belanda dan Penulis buku “Elementa Cherniae”, meninggal tahun 1738 sebelum wafat ia meninggalkan sebuah buku tebal bersegel dengan judul “The Onliest and Deepest Secrets of The Medical Art” (Rahasia Paling mendalam dan satu-satunya dalam seni Pengobatan)

(lagi…)

Aktivitas Belajar.

Aktivitas belajar adalah melakukan kegiatan belajar sehingga aktivitas belajar merupakan prinsip penting pada produk belajar seseorang yang disebut dengan hasil belajar. Aktivitas belajar siswa yang dimaksud adalah aktivitas jasmaniah, maupun aktivitas mental (psikis). Uzer Usman (1995) mengkategorikan bahwa aktivitas belajar siswa dapat digolongkan ke dalam beberapa hal, yaitu : (lagi…)

Warna Magenta

Nama warna Magenta berasal dari nama sebuah pertempuran antara tentara Perancis dan sardinia melawan tentara Austria di tahun 1859. Pertempuran tersebut berlangsung di sebuah tempat yang bernama “Magenta”.

Setelah Pertempuran usai, warna campuran antara merah dan ungu ditiru oleh para ahli kimia Perancis untuk menggambarkan warna darah yang mengering. Dan untuk mengenang pertempuran yang terjadi, warna baru itu diberi nama warna magenta.

Diterbitkan di:  on at 12:25 pm Tinggalkan sebuah Komentar
Tags: ,

Pembelajaran Kontekstual (CTL)

Menurut Muslich (2007) dan Sanjaya (2006), pembelajaran kontekstual melibatkan tujuh komponen utama, yaitu:

1.   Konstruktivisme (constructivisme)

Konstruktivisme merupakan landasan filosofis pendekatan CTL.  Pembelajaran konstruktivisme menekankan pada terbangunnya pemahaman siswa secara aktif, kreatif, dan produktif berdasarkan pengetahuan terdahulu dan pengalaman belajar yang bermakna. Belajar bermakna akan membiasakan siswa untuk memecahkan masalah sendiri, menemukan sesuatu yang berguna bagi dirinya, dan mengembangkan ide-ide yang ada pada dirinya. (lagi…)

Pikiran yang membelenggu

Hampir seluruh persoalan hidup bermula dari ketidakmauan kita menerimahidup ini apa adanya. Kita tak mampu berkompromi pada kanyataan. Kita tak sudi melepaskan kacamata paradigma dan melihat realitas secara sederhana . kita lebih suka bermain-main dengan persepsi. Kita lebih senang berlindung membenarkan pikiran kita sehari-hari. (lagi…)

Diterbitkan di:  on at 12:15 pm Komentar (2)
Tags: